JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, resmi meluncurkan program SMK Go Global di Jakarta pada hari ini guna mempersiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta masyarakat umum untuk menembus pasar kerja internasional dengan standar kompetensi dan sertifikasi yang diakui dunia.
Program strategis ini dirancang untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja asal Indonesia melalui pelatihan khusus yang menyesuaikan dengan kebutuhan industri di mancanegara. Selain pembekalan keterampilan teknis, para peserta juga akan mendapatkan penguatan aspek mental dan penguasaan bahasa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja global yang sangat kompetitif.
“Melalui SMK Go Global, kita ingin memastikan bahwa lulusan Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama di pasar tenaga kerja luar negeri yang memiliki perlindungan dan kesejahteraan yang jauh lebih baik,” tegas Abdul Kadir Karding dalam sambutannya saat acara kick off tersebut.
Implementasi program ini nantinya akan melibatkan kolaborasi erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta guna menciptakan ekosistem penempatan pekerja migran yang lebih profesional dan aman. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai penyedia tenaga kerja ahli yang kompeten di kancah internasional.

