MOROWALI UTARA – Bencana tanah longsor melanda Desa Uempanapa, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, yang menyebabkan akses jalan utama tertutup total dan mengisolasi sedikitnya 2.104 jiwa dari dua desa pada pekan ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat segera menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat guna membuka kembali akses transportasi yang terputus akibat timbunan material tanah dan bebatuan.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa meskipun skala longsor cukup besar hingga memutus urat nadi ekonomi warga, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Morowali Utara menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah pengerahan alat berat untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi badan jalan. “Kami telah mengerahkan personel dan alat berat ke titik lokasi untuk mempercepat evakuasi material agar akses logistik kembali lancar,” ungkapnya dalam keterangan resmi.
Hingga saat ini, ribuan warga di desa terdampak masih menunggu normalisasi jalur transportasi sembari tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. BPBD juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan tebing untuk meningkatkan kewaspadaan selama intensitas hujan masih tinggi di wilayah Sulawesi Tengah guna meminimalisir risiko jatuhnya korban di masa mendatang.

