SAMARINDA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur berkolaborasi dengan komunitas ASN Mengajar menggelar kembali program “Kelas Bekesahan” (Belajar Keterampilan Bahasa untuk Pelayanan) di Kota Samarinda sepanjang tahun 2024. Inisiatif ini dilaksanakan guna memperkuat sistem pendidikan partisipatif serta menanamkan nilai-nilai toleransi yang mendalam dalam memberikan pelayanan publik yang edukatif dan inklusif kepada masyarakat luas.
Program ini merupakan langkah berkelanjutan Kanwil Kemenag Kaltim untuk memastikan aparatur sipil negara memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan peka terhadap keberagaman. Dalam sesi kegiatannya, ditekankan pentingnya keterampilan bahasa sebagai jembatan untuk memahami kebutuhan masyarakat yang heterogen.
“Kelas Bekesahan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas dan keberagaman di Kalimantan Timur,” ujar salah satu narasumber dari Kanwil Kemenag Kaltim.
Melalui metode pembelajaran yang partisipatif, para peserta diajak untuk berinteraksi secara aktif dan mendalami strategi komunikasi yang empatik. Sinergi antara Kemenag Kaltim dan ASN Mengajar Samarinda ini diharapkan mampu melahirkan budaya kerja yang lebih harmonis. Selain meningkatkan kompetensi individu, kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam merawat kerukunan antarumat beragama melalui pendekatan bahasa dan pelayanan yang santun di lingkungan instansi pemerintah.

