SACRAMENTO – Majelis juri di Sacramento, California, secara resmi dinyatakan buntu atau deadlock dalam menentukan vonis pembunuhan terhadap dua pria yang terlibat dalam insiden penembakan massal mematikan di pusat kota pada April 2022 lalu. Peristiwa tragis yang terjadi di luar arena olahraga pusat kota tersebut menewaskan enam orang dan melukai 13 lainnya, namun juri hanya berhasil menyepakati vonis terkait pelanggaran kepemilikan senjata api ilegal bagi kedua terdakwa.
Meskipun dakwaan pembunuhan tingkat pertama tidak mencapai kata sepakat, hakim mencatat bahwa bukti-bukti di persidangan secara kuat mengaitkan para terdakwa dengan baku tembak yang melibatkan kelompok kriminal bersenjata. Keputusan ini memicu perdebatan panjang di ruang sidang mengingat besarnya dampak korban jiwa yang ditimbulkan dalam salah satu aksi kekerasan paling berdarah di sejarah kota Sacramento tersebut.
Pihak pengadilan mengonfirmasi bahwa ketidaksepakatan juri terjadi setelah proses deliberasi yang sangat panjang dan melelahkan terkait identifikasi siapa yang melepaskan tembakan fatal. “Juri telah bekerja keras meninjau bukti selama berhari-hari, namun mereka tidak dapat mencapai konsensus bulat mengenai siapa yang memicu eskalasi mematikan tersebut secara pasti,” ujar salah satu juru bicara resmi pengadilan yang menangani kasus ini.
