LAS VEGAS – Bintang utama Ultimate Fighting Championship (UFC), Conor McGregor, memicu kontroversi besar dalam rencana kembalinya ke arena oktagon di Las Vegas setelah terungkap menggunakan obat-obatan peningkat performa (PEDs) selama masa pemulihan cedera patah kakinya yang parah. Langkah ini menjadi sorotan dunia olahraga karena melibatkan pengawasan langsung dari dokter bedah olahraga ternama, Dr. Neal ElAttrache, yang membantu proses rehabilitasi medis sang petarung agar bisa segera bertanding kembali.
Keputusan McGregor untuk menggunakan zat terlarang ini memicu perdebatan panjang mengenai integritas pengujian doping di bawah regulasi USADA. Selama periode pemulihan, McGregor sempat keluar dari kumpulan pengujian rutin, yang secara teknis memungkinkannya menggunakan substansi tertentu untuk mempercepat penyembuhan jaringan tanpa terkena sanksi langsung. Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar bagi para penggemar dan pengamat MMA mengenai standar ganda bagi atlet papan atas dalam organisasi tersebut.
Dukungan dari Dr. ElAttrache dianggap sebagai faktor kunci yang memuluskan jalan McGregor dalam menggunakan metode medis yang tidak biasa ini. Terkait situasi ini, laporan menyebutkan bahwa, “McGregor, yang merupakan daya tarik utama UFC, mendapat dukungan dari dokter olahraga terkemuka Neal ElAttrache saat ia memutuskan untuk menggunakan obat peningkat performa,” demi memastikan kondisi fisiknya kembali ke level elit sebelum kembali naik ring.
