PALEMBANG – Mabes Polri resmi mengirimkan sebanyak 200 personel Brimob tambahan ke Provinsi Sumatera Selatan pada pekan ini guna memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian mengkhawatirkan. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk respon cepat kepolisian dalam membantu Satgas Karhutla daerah melakukan pemadaman titik api serta memastikan keselamatan warga dari dampak kabut asap di wilayah terdampak.
Ratusan personel elit tersebut akan difokuskan pada tiga tugas utama di lapangan, yakni pencegahan melalui patroli rutin, aksi pemadaman di area yang sulit terjangkau, serta penegakan hukum yang tegas. Polri berkomitmen untuk mengusut tuntas pelaku pembakaran lahan, baik dari pihak individu maupun korporasi, yang terbukti secara sengaja memicu kebakaran untuk kepentingan ilegal.
Terkait pergeseran pasukan ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa dukungan ini sangat krusial untuk mempercepat proses normalisasi udara di Sumsel. “Kami mengirimkan personel tambahan ini untuk memastikan penanganan karhutla di Sumatera Selatan berjalan lebih efektif, terutama dalam hal pemadaman di titik yang sulit dijangkau dan penegakan hukum bagi pelaku pembakaran,” ujar perwakilan Mabes Polri dalam keterangan resminya.
Sinergi antara Polri, TNI, dan BPBD terus diperkuat di lapangan dengan dukungan peralatan yang memadai untuk menjangkau titik panas (hotspot) di lahan gambut. Kehadiran personel Brimob tambahan ini diharapkan dapat menekan munculnya titik api baru sekaligus memberikan efek jera melalui langkah hukum yang sedang berjalan.

