By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Bukan Artis, Profesor Antropologi Ini Jadi Idola Baru Gen Z di China
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Bukan Artis, Profesor Antropologi Ini Jadi Idola Baru Gen Z di China
Internasional

Bukan Artis, Profesor Antropologi Ini Jadi Idola Baru Gen Z di China

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 27, 2026 11:19 am
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Sosok profesor antropologi yang kini menjadi idola baru generasi muda di China karena pemikirannya yang kritis dan inspiratif. (Sumber: News - Detikcom)
SHARE

BEIJING – Generasi Z di China belakangan ini menciptakan tren unik dengan beralih mengidolakan seorang profesor antropologi di tengah tekanan sosial yang tinggi di negara tersebut. Fenomena yang viral di berbagai platform media sosial Tiongkok ini menunjukkan pergeseran minat anak muda dari aktor drama China (dracin) atau selebgram populer menuju sosok intelektual yang mampu membedah problematika kehidupan secara mendalam dan relevan dengan kondisi mereka saat ini.

Kepopuleran sang profesor meroket karena ia dinilai mampu memberikan pencerahan mengenai fenomena tekanan kerja dan persaingan hidup yang melelahkan bagi kaum muda. Melalui diskusi yang kritis namun mudah dipahami, ia menawarkan sudut pandang baru bagi para pengikutnya yang mulai jenuh dengan standar kesuksesan konvensional. Salah seorang penggemarnya menyatakan, “Pemikiran beliau memberikan ruang bagi kami untuk bernapas dan memahami bahwa dunia tidak hanya soal kompetisi yang tiada habisnya,” ungkapnya melalui kolom komentar media sosial setempat.

Tren ini membuktikan bahwa nilai-nilai intelektualitas kini mulai mendapat tempat istimewa di hati anak muda Negeri Tirai Bambu mengalahkan konten hiburan arus utama. Dengan gaya penyampaian yang lugas, sosok profesor ini berhasil membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dan analisis sosial bisa menjadi jauh lebih menarik serta inspiratif bagi Gen Z dibandingkan gaya hidup mewah yang sering ditampilkan oleh para selebritas di layar kaca.

TAGGED:Gen Z ChinaIdola BaruProfesor AntropologiTren ChinaViral di China
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Di Sidang PBB, Menlu Sugiono Tegaskan RI Tetap Berdiri Bersama Palestina
Next Article Thomas Tuchel Sesalkan Kesalahan Pemain Man City dalam Kekalahan Inggris

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

DPRD Samarinda dan Tarakan Bahas Strategi Pembangunan Efisien 2026
Daerah
Pertamina Host ASCOPE ke-51: Perkuat Resiliensi Energi ASEAN
Ekonomi & Bisnis
Polres Berau Dorong Pembangunan Sirkuit Permanen untuk Atasi Balap Liar
Daerah
Pemuda Kaltim Borneo Kind Tanam 1.000 Pohon di Lahan Bekas Karhutla
Daerah

You Might Also Like

Beda Suara AS dan Iran Soal Izin Inspeksi Nuklir IAEA di Teheran
Nancy Kissinger, Istri Mantan Menlu AS Henry Kissinger Meninggal di Usia 92 Tahun
Kim Yo Jong Ancam Jepang Usai Uji Rudal Tomahawk, Korut Siapkan Opsi Militer
Kisah Remaja Venezuela Gali Reruntuhan 26 Hari Demi Cari Jenazah Ibu
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Trump Ancam Blokade Pelabuhan
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?