KAIRO – Jared Kushner, menantu mantan Presiden AS Donald Trump, dilaporkan melakukan pertemuan strategis dengan para pemimpin kelompok Hamas di Kairo, Mesir, baru-baru ini guna mempercepat pembahasan rencana perdamaian di wilayah Gaza. Langkah diplomasi tertutup ini bertujuan untuk menyusun kerangka kerja stabilitas kawasan sebelum Kushner melanjutkan kunjungan resminya untuk menemui Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam waktu dekat.
Pertemuan ini menjadi sorotan internasional karena melibatkan komunikasi langsung antara perwakilan lingkaran dalam Trump dengan faksi militan Palestina tersebut. Salah satu pejabat senior yang mengetahui proses negosiasi tersebut menyatakan bahwa agenda utama pembicaraan mencakup masa depan pemerintahan di Gaza. “Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama terhadap visi stabilitas kawasan di masa depan yang sedang dirancang,” ujar pejabat tersebut terkait urgensi diplomasi Kushner.
Selain membahas aspek keamanan, pembicaraan di Mesir tersebut juga fokus pada pembangunan kembali infrastruktur ekonomi di Jalur Gaza sebagai bagian dari strategi jangka panjang Trump. Inisiatif ini menandai kembalinya peran aktif Kushner dalam peta politik Timur Tengah setelah sebelumnya sukses mempelopori Kesepakatan Abraham (Abraham Accords) yang menormalisasi hubungan antara beberapa negara Arab dengan Israel.
