LAS TEJERIAS – Dua remaja bersaudara, Winder dan Deivi Delfín, menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menggali reruntuhan selama 26 hari tanpa henti untuk menemukan jenazah ibu, saudara laki-laki, dan nenek mereka di Las Tejerías, Venezuela, pasca bencana gempa bumi dahsyat yang melanda wilayah tersebut. Bermodalkan peralatan seadanya, aksi memilukan ini dilakukan secara mandiri oleh kedua remaja tersebut setelah tim penyelamat mulai kesulitan menjangkau titik-titik terdalam di zona bencana.
Bencana yang meluluhlantakkan pemukiman mereka membuat pencarian resmi sempat menemui jalan buntu akibat tumpukan puing dan lumpur yang masif. Namun, Winder dan Deivi menolak untuk menyerah dan tetap turun ke lokasi setiap pagi demi memberikan penghormatan terakhir bagi anggota keluarga tercinta yang terkubur di bawah rumah mereka sendiri.
Keinginan kuat untuk menemukan keluarga menjadi satu-satunya motivasi bagi mereka untuk bertahan di tengah kondisi fisik dan mental yang sangat lelah. “Kami hanya ingin menemukan mereka agar kami bisa memberikan pemakaman yang layak dan merasakan kedamaian,” ungkap salah satu dari remaja tersebut saat menceritakan perjuangan panjang mereka di lokasi evakuasi.
Kisah perjuangan Winder dan Deivi kini menjadi simbol ketabahan bagi warga setempat yang juga tengah berjuang bangkit dari dampak bencana alam yang menghancurkan. Upaya gigih mereka selama hampir satu bulan tersebut akhirnya membawa kepastian bagi keluarga besar, sekaligus menutup babak duka dengan penemuan jenazah orang-orang yang mereka cintai.
