PENAJAM PASER UTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperkuat kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memasang sensor kebakaran berbasis teknologi di tujuh kawasan delineasi IKN, Kalimantan Timur, sebagai langkah mitigasi menghadapi fenomena El Nino yang melanda saat ini. Upaya ini dilakukan untuk memastikan perlindungan ekosistem di wilayah calon ibu kota baru melalui sistem peringatan dini yang mampu mendeteksi titik panas secara akurat dan real-time.
Integrasi teknologi ini menjadi pilar utama dalam strategi perlindungan lingkungan guna meminimalisir kerusakan hutan akibat suhu ekstrem. Pihak otoritas menekankan bahwa kolaborasi antara kesiapan personel dan kecanggihan alat menjadi kunci utama keberhasilan penanganan bencana di lapangan. “Pemasangan sensor kebakaran berbasis teknologi ini merupakan langkah krusial kami untuk mendeteksi dini potensi karhutla, sehingga penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin di seluruh wilayah delineasi,” tegas pihak Otorita IKN dalam keterangan resminya.
Selain pemasangan sensor, OIKN juga terus melakukan pemantauan intensif dan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi meluasnya dampak kemarau panjang. Dengan sistem pemantauan berbasis digital ini, diharapkan respons terhadap titik api dapat dilakukan lebih cepat sebelum api menyebar luas, sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur IKN yang tetap selaras dengan konsep kota hutan (forest city).

