JAKARTA BARAT – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat secara resmi memulai pembangunan saluran air paralel yang mengarah langsung ke Kali Angke di kawasan Kembangan Selatan untuk mengatasi permasalahan banjir kronis di wilayah tersebut. Proyek infrastruktur krusial ini dikerjakan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026 guna memastikan sistem drainase berfungsi optimal saat musim penghujan tiba.
Pembangunan saluran paralel ini menjadi solusi strategis dalam mempercepat aliran volume air dari permukiman warga menuju pembuangan akhir di Kali Angke. Dengan adanya jalur tambahan ini, beban saluran eksisting diharapkan berkurang drastis sehingga genangan yang sering melanda titik-titik rawan di Kembangan Selatan dapat diminimalisir secara efektif melalui manajemen debit air yang lebih baik.
Pihak berwenang optimis bahwa pengerjaan fisik dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan dalam kontrak kerja. “Kami menargetkan pembangunan saluran air paralel menuju Kali Angke ini bisa selesai tepat waktu dalam kurun empat bulan ke depan agar segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar dalam mencegah banjir,” ujar salah satu perwakilan teknis dari Pemkot Jakarta Barat saat meninjau lokasi proyek.
Selain pembangunan fisik, Pemkot Jakarta Barat juga terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran pembebasan lahan jika diperlukan dan sinkronisasi dengan proyek normalisasi sungai lainnya. Masyarakat diimbau untuk turut menjaga infrastruktur baru ini dengan tidak membuang sampah ke saluran agar fungsi drainase tetap terjaga dalam jangka panjang demi kenyamanan bersama.

