MEKKAH – Wakapolri melakukan pertemuan strategis dengan otoritas keamanan Arab Saudi di Mekkah menjelang puncak musim haji 2026 guna memperkuat perlindungan bagi jemaah asal Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan koordinasi keamanan dan memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang tengah menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci agar berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas skema pengamanan serta mitigasi risiko terhadap potensi kepadatan jemaah di titik-titik krusial seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Wakapolri menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan pihak kepolisian Arab Saudi menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas ibadah tahun ini. “Kami berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dengan pemerintah Arab Saudi demi memberikan perlindungan maksimal serta rasa aman bagi jemaah haji Indonesia,” ujar Wakapolri dalam keterangannya.
Selain aspek keamanan fisik, koordinasi ini juga mencakup penanganan kendala teknis serta dukungan logistik bagi para jemaah di lapangan. Melalui penguatan kolaborasi internasional ini, diharapkan seluruh rangkaian puncak ibadah haji dapat terlaksana dengan tertib, sehingga ratusan ribu jemaah Indonesia dapat beribadah dengan khusyuk hingga kembali ke tanah air.

