KUTAI KARTANEGARA – Tim pengabdian masyarakat Universitas Mulawarman (Unmul) berkolaborasi dengan Karang Taruna Cemerlang memasang teknologi Solar Home System (SHS) di Desa Muara Pantuan, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, guna menyediakan akses listrik ramah lingkungan bagi warga pesisir. Program yang dilaksanakan baru-baru ini menyasar lebih dari 30 rumah warga agar mereka tidak lagi bergantung sepenuhnya pada mesin genset yang boros bahan bakar sebagai sumber penerangan malam hari. Inisiatif ini merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mengimplementasikan energi terbarukan di wilayah yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
Pemasangan perangkat energi surya ini disambut baik oleh masyarakat setempat yang selama ini harus mengeluarkan biaya besar untuk operasional genset. Dengan adanya SHS, warga kini dapat menikmati lampu penerangan rumah secara gratis dan mandiri dengan memanfaatkan paparan sinar matahari. Tim Unmul memastikan bahwa teknologi yang diberikan mudah dioperasikan oleh orang awam sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh keluarga penerima bantuan.
Perwakilan tim pelaksana dari Unmul menekankan bahwa edukasi perawatan perangkat menjadi kunci utama keberhasilan program ini di masa depan. “Kami berharap pemasangan Solar Home System ini tidak hanya menjadi solusi penerangan sementara, tetapi juga menjadi pemantik bagi warga Desa Muara Pantuan untuk lebih mandiri energi dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar mereka,” ujarnya saat menjelaskan fungsi sistem kepada warga.
Selain melakukan instalasi fisik, program ini juga memberikan pelatihan singkat mengenai pemeliharaan baterai dan panel surya kepada pemuda karang taruna setempat. Kolaborasi antara Unmul dan warga Muara Pantuan ini diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa pesisir lainnya di Kalimantan Timur dalam mewujudkan kedaulatan energi berbasis teknologi tepat guna.

