ROTTERDAM – Dua tokoh besar perintis kemerdekaan dan ekonomi Indonesia, Mohammad Hatta dan Soemitro Djojohadikusumo, tercatat sebagai lulusan terkemuka dari Erasmus University Rotterdam (EUR), Belanda, yang menempuh pendidikan tinggi di sana guna membawa perubahan bagi tanah air pada awal abad ke-20. Mohammad Hatta, yang merupakan Wakil Presiden pertama RI, serta Soemitro Djojohadikusumo, begawan ekonomi sekaligus ayah dari Presiden Prabowo Subianto, memilih kampus ini karena reputasinya yang kuat di bidang ekonomi untuk memperkuat pondasi negara yang baru berdiri.
Soemitro Djojohadikusumo secara khusus dikenal sebagai salah satu ekonom paling berpengaruh di Indonesia yang berhasil meraih gelar doktor di kampus tersebut sebelum kembali ke tanah air untuk mengabdi. Jejak intelektual mereka di Belanda menjadi bukti nyata betapa pentingnya pendidikan global dalam membentuk visi kebangsaan. “Pendidikan di luar negeri pada masa itu bukan sekadar mencari gelar, melainkan sebuah misi untuk menyerap ilmu pengetahuan demi kemandirian bangsa di masa depan,” ungkap seorang pengamat sejarah pendidikan saat mengenang jasa kedua tokoh tersebut.
Kaitan erat antara para pendiri bangsa dengan EUR terus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang ingin menuntut ilmu di mancanegara hingga saat ini. Keberhasilan Hatta dan Soemitro dalam kancah internasional membuktikan bahwa kualitas pendidikan yang mereka tempuh menjadi modal utama dalam mencetak pemimpin yang visioner. Hingga kini, Erasmus University Rotterdam tetap menjadi salah satu destinasi studi favorit bagi pelajar Indonesia, khususnya di bidang bisnis dan ekonomi, untuk mengikuti jejak hebat para pendahulu bangsa.

