HALMAHERA BARAT – Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Minggu malam (6/9/2026) dengan kolom abu teramati mencapai ketinggian sekitar 500 meter di atas puncak. Fenomena vulkanik ini terekam di seismogram dengan durasi tertentu, memicu pihak berwenang untuk menetapkan status Waspada (Level II) demi menjaga keselamatan warga di sekitar lereng gunung.
Aktivitas vulkanik ini disertai dengan kolom abu tebal yang bergerak ke arah tertentu, sehingga meningkatkan risiko gangguan pernapasan bagi penduduk setempat. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan intensif untuk memitigasi dampak lebih lanjut. “Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di dalam radius dua kilometer dan perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah aktif,” ujar petugas pos pengamatan dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, warga diminta untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi erupsi susulan. Pemerintah daerah juga menyarankan penggunaan masker dan kacamata pelindung jika terjadi hujan abu guna menghindari dampak buruk pada kesehatan pernapasan dan mata. Koordinasi antara BPBD dan instansi terkait terus diperkuat guna mengantisipasi skenario evakuasi jika aktivitas gunung meningkat secara signifikan.

