JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan optimisme bahwa harga beras di pasar domestik akan segera melandai setelah aparat penegak hukum berhasil menangkap pelaku dugaan pengoplosan beras subsidi program SPHP menjadi beras premium di Jakarta baru-baru ini. Langkah tegas ini diambil untuk memberantas praktik ilegal yang selama ini memicu distorsi harga dan merugikan masyarakat luas di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional.
Amran menegaskan bahwa tindakan melawan hukum tersebut merupakan salah satu penyebab utama terganggunya distribusi beras subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat kelas menengah ke bawah. “Kami meyakini harga beras di pasaran akan segera turun karena rantai distribusi ilegal yang merugikan rakyat ini sudah kita putus melalui tindakan hukum yang tegas terhadap para pengoplos,” ujar Mentan Amran Sulaiman dalam keterangannya.
Praktik pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi kemasan premium diketahui menjadi pemicu naiknya harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Dengan tertangkapnya para oknum tersebut, Kementerian Pertanian berharap pasokan beras subsidi dapat kembali normal dan disalurkan secara tepat sasaran demi meringankan beban ekonomi warga.
