By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: KPK Perpanjang Penahanan Mohamad Haniv Terkait Kasus Gratifikasi Pajak Rp20,7 Miliar
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Hukum & Kriminal > KPK Perpanjang Penahanan Mohamad Haniv Terkait Kasus Gratifikasi Pajak Rp20,7 Miliar
Hukum & Kriminal

KPK Perpanjang Penahanan Mohamad Haniv Terkait Kasus Gratifikasi Pajak Rp20,7 Miliar

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 7, 2026 9:59 pm
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
KPK resmi memperpanjang masa penahanan tersangka kasus dugaan gratifikasi pajak, Mohamad Haniv, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Nasional)
SHARE

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi memperpanjang masa penahanan tersangka Mohamad Haniv selama 40 hari ke depan di Jakarta guna mendalami penyidikan kasus dugaan gratifikasi perpajakan. Mantan pejabat pajak tersebut ditahan atas dugaan penerimaan gratifikasi yang nilainya ditaksir mencapai Rp20,7 miliar terkait pengurusan kewajiban pajak sejumlah pihak. Langkah hukum ini diambil penyidik untuk memastikan kelengkapan berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap persidangan.

Penyidik KPK mengungkapkan bahwa perpanjangan ini merupakan bagian dari prosedur untuk memperkuat alat bukti dan menelusuri aliran dana yang diterima tersangka selama menjabat. “Tim penyidik memperpanjang masa penahanan tersangka MH untuk 40 hari ke depan agar proses pengumpulan alat bukti serta pemeriksaan saksi-saksi pendukung dapat berjalan lebih maksimal dan komprehensif,” ujar juru bicara KPK dalam keterangan resminya kepada media.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan angka gratifikasi yang sangat besar di sektor penerimaan negara. KPK terus berkomitmen untuk mengusut tuntas keterlibatan pihak-pihak lain yang diduga ikut berperan dalam praktik lancung ini. Dengan adanya perpanjangan penahanan ini, diharapkan skandal korupsi pajak tersebut dapat segera menemui titik terang melalui proses peradilan yang transparan di Pengadilan Tipikor.

TAGGED:Berita HukumKasus Gratifikasi PajakKorupsiKPKMohamad Haniv
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Next Article Kabut Asap Mulai Menebal, Kelurahan Loa Bakung Bagikan Masker dan Ingatkan Warga Soal Bahaya Api

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Pemprov Kaltim Tekankan Data Tunggal untuk Entaskan Kemiskinan
Daerah
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wakapolres Kubar Tekankan Peningkatan Pelayanan
Daerah
Profil Gadi Eisenkot, Rival Kuat Benjamin Netanyahu di Pemilu Israel
Internasional
Wagub Kaltim Seno Aji Ajak Pemuda Bangun Karakter demi Indonesia Maju
Daerah

You Might Also Like

Polisi Temukan Kembali Patung Sunisa Lee yang Hilang Saat Selidiki Penembakan
Kronologi Selebgram Woodyrman Aniaya Pria Brunei Hingga Tewas di Blok M
Mentan Amran Sulaiman Ungkap 102 Tersangka Mafia Pangan, Ada Pejabat Kementan
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Kasus Ijazah Jokowi, Polda Metro Jaya Siap Hadapi
Kilas Balik Jenderal Suyudi Tangkap Dewi Astutik Buron Narkoba Kamboja
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?