By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Alasan India Bekukan Perjanjian Air Indus dengan Pakistan
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Alasan India Bekukan Perjanjian Air Indus dengan Pakistan
Internasional

Alasan India Bekukan Perjanjian Air Indus dengan Pakistan

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 7, 2026 2:01 pm
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Wilayah sungai di perbatasan India dan Pakistan yang menjadi bagian dari Perjanjian Air Indus (Indus Water Treaty). (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Internasional)
SHARE

NEW DELHI – Pemerintah India secara resmi menangguhkan Perjanjian Air Indus (Indus Water Treaty) dengan Pakistan di New Delhi pada April 2025, sebagai respons tegas atas serangan teror yang melanda wilayah Pahalgam, Kashmir. Langkah diplomasi keras ini diambil oleh otoritas India untuk menekan Pakistan terkait isu keamanan lintas batas dan stabilitas di wilayah konflik tersebut, mengingat pentingnya sumber daya air bagi kedua negara.

Keputusan pembekuan ini menandai eskalasi ketegangan terbaru antara dua negara bertetangga tersebut di kancah internasional. Pihak New Delhi menegaskan bahwa kerja sama teknis mengenai aliran sungai tidak dapat dilanjutkan selama ancaman terorisme masih menghantui warga sipil dan personel keamanan mereka. “Keputusan untuk membekukan Indus Water Treaty adalah langkah strategis yang diperlukan demi menjaga kedaulatan nasional dan merespons aksi terorisme di Pahalgam secara tegas,” ujar juru bicara otoritas terkait di New Delhi.

Perjanjian Air Indus yang telah bertahan sejak 1960 ini selama ini menjadi pilar utama pembagian air dari enam sungai besar di wilayah Asia Selatan. Dengan adanya pembekuan ini, Pakistan terancam mengalami krisis pasokan air yang dapat berdampak langsung pada sektor pertanian dan pembangkit listrik mereka. Penangguhan ini memperlihatkan pergeseran kebijakan luar negeri India yang kini mulai menggunakan instrumen sumber daya alam sebagai instrumen tekanan politik terhadap Islamabad.

TAGGED:IndiaIndus Water TreatyKashmirKonflik India PakistanPakistanPerjanjian Air IndusTerorisme
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Persija Tekuk Borneo FC 1-0, Siap Hadapi Persib di Liga Super 2026
Next Article Bahaya Mikroplastik di Indonesia Kini Cemari Udara dan Air Hujan Jakarta

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Target Pembangunan Sekolah Terpadu Balikpapan Selesai November 2026
Pendidikan
Prabowo Hadiri KTT BRICS di India, Disambut Hangat PM Narendra Modi
Internasional
FKUB Samarinda Tetapkan 8 Program Kerja Strategis 2026-2027 untuk Perkuat Toleransi
Daerah
25 Tahun Pasca 9/11: Transformasi Besar Dunia Intelijen dan Keamanan Global
Internasional

You Might Also Like

Andy Burnham Jadi PM Inggris: Gebrakan Media Sosial dan Tantangan Anggaran
Senator Filipina Eks Polisi Duterte Berlindung di Senat Hindari ICC
Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 14 Orang Saat Demo Damai
Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 13 Orang, Termasuk 8 Polisi
Alasan Masjidil Haram Terletak di Jantung Lembah Makkah dan Sejarahnya
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?