JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memberikan klarifikasi terkait kekeliruan data pencetak dua gol Timnas Indonesia U-19 dalam laga melawan Myanmar yang berlangsung baru-baru ini di Jakarta. Federasi menegaskan bahwa pemain yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui torehan brace tersebut adalah Dimas Adi, guna meluruskan informasi sebelumnya yang sempat salah menyebutkan nama Dimas Wicaksono.
Klarifikasi ini dirilis untuk memastikan akurasi data statistik pemain serta menghindari kerancuan informasi di tengah masyarakat dan media massa. PSSI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaktelitian administrasi yang terjadi dalam laporan awal pertandingan persahabatan tersebut. “Kami ingin meluruskan kesalahan penulisan nama pencetak dua gol ke gawang Myanmar. Yang mencatat brace adalah Dimas Adi, bukan Dimas Wicaksono,” tulis pernyataan resmi PSSI melalui kanal medianya.
Dengan adanya koreksi ini, Dimas Adi kini resmi tercatat sebagai pahlawan kemenangan Garuda Nusantara berkat performa impresifnya di lini depan. Langkah cepat PSSI dalam memperbaiki data ini diapresiasi oleh para penggemar sepak bola nasional agar apresiasi publik dapat ditujukan secara tepat kepada sang pemain yang tengah berjuang meningkatkan performa menjelang turnamen internasional mendatang.

