SAMARINDA — Aksi unjuk rasa ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur berlanjut di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 14.47 Wita.
Setibanya di lokasi, massa langsung dihadapkan pada barikade kawat duri yang mengelilingi area kantor gubernur. Ratusan aparat gabungan tampak bersiaga, didukung kendaraan taktis milik Brimob Polda Kaltim untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Aksi ini turut diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur. Mereka bergantian menyampaikan orasi, menyuarakan kekecewaan terhadap kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.
Sejumlah warga bahkan naik ke mobil komando untuk menyampaikan aspirasi.
“Mana janjinya, ternyata bohong,” teriak salah satu peserta aksi menggunakan pengeras suara.
Situasi sempat memanas ketika seorang peserta aksi menyalakan bom asap yang memicu kepanikan. Namun, aparat segera mengamankan yang bersangkutan sehingga kondisi kembali terkendali.
Di sisi lain, awak media yang hendak meliput dari داخل area kantor gubernur tidak diizinkan masuk. Petugas keamanan menghentikan jurnalis di pintu samping dengan alasan adanya instruksi dari pimpinan melalui Biro Umum Pemprov Kaltim.
Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di depan kantor gubernur dan terus menyampaikan tuntutan mereka secara bergantian. (*/)

